Skip ke Konten

Transparansi dan Harapan Baru: Kalapas Bengkulu Tegaskan Integrasi Sosial Gratis untuk WBP

27 Februari 2026 oleh
Lapas Bengkulu
| Belum ada komentar

Bengkulu — Suasana Aula Kunjungan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Bengkulu terasa berbeda pada Sabtu (28/02). Bukan sekadar ruang sosialisasi, tempat itu menjadi ruang dialog dan harapan bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) yang tengah menapaki jalan kembali ke tengah masyarakat.

 

Kepala Lapas Kelas IIA Bengkulu, Julianto Budhi Prasetyono, bersama Kepala Seksi Pembinaan Narapidana/Anak Didik (Kasi Binadik) Slamet Santoso dan jajaran Binadik, melaksanakan sosialisasi terkait proses serta alur program reintegrasi sosial. Kegiatan ini merupakan tindak lanjut langsung atas arahan Direktur Jenderal Pemasyarakatan (Dirjenpas), guna memastikan seluruh WBP memahami hak dan kewajibannya secara utuh.

 

Sosialisasi diberikan kepada perwakilan WBP dan WBP yang secara pentahapan masa pidananya telah memenuhi syarat untuk mengikuti program integrasi, seperti Pembebasan Bersyarat, Cuti Bersyarat, dan Cuti Menjelang Bebas. Dengan bahasa yang lugas dan penuh empati, Kalapas menjelaskan setiap tahapan, dokumen yang diperlukan, serta prinsip pelayanan yang dijalankan.

 

Dalam arahannya, Kalapas menegaskan komitmen transparansi dan layanan bersih. “Saya tekankan, apabila terjadi keterlambatan terbitnya Surat Keputusan (SK), itu bukan karena tidak menyetor uang. Seluruh pelayanan di Lapas Bengkulu gratis. Jika ada pungutan liar dalam pengurusan integrasi, laporkan,” tegasnya, disambut perhatian serius para WBP.

 

Tak hanya soal prosedur, Kalapas juga menanamkan nilai kedisiplinan dan tanggung jawab pribadi. “Jaga tata tertib. Semua aturan ini bukan untuk kepentingan lapas, tetapi untuk kalian sendiri. Kepatuhan hari ini adalah bekal kepercayaan untuk masa depan kalian,” pesannya.

 

Kegiatan ini diharapkan mampu mengikis keraguan, memperkuat kepercayaan WBP terhadap sistem pemasyarakatan, serta menumbuhkan kesiapan mental dalam menjalani proses reintegrasi sosial. Dengan pemahaman yang benar dan layanan yang transparan, Lapas Kelas IIA Bengkulu terus berupaya menghadirkan pembinaan yang manusiawi—mengantarkan WBP kembali sebagai pribadi yang lebih siap, bertanggung jawab, dan berdaya di tengah masyarakat.

Share post ini
Masuk untuk meninggalkan komentar