Bengkulu – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Bengkulu mengikuti kegiatan Pelantikan dan Pengambilan Sumpah Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama di lingkungan Direktorat Jenderal Pemasyarakatan, Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Republik Indonesia, Selasa (8/9/2026).
Kegiatan tersebut diikuti jajaran Lapas Kelas IIA Bengkulu secara virtual melalui aplikasi Zoom dari Aula Utama Lapas Bengkulu. Pelaksanaan kegiatan secara daring ini merupakan bagian dari arahan Direktorat Jenderal Pemasyarakatan bagi Kantor Wilayah maupun Unit Pelaksana Teknis yang terdapat dalam keputusan pengangkatan untuk menyaksikan langsung prosesi pelantikan.
Prosesi pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan dilaksanakan di Graha Bhakti Pemasyarakatan, Lantai 6, Direktorat Jenderal Pemasyarakatan, Jakarta, mulai pukul 07.30 WIB hingga selesai. Pelantikan tersebut merupakan tindak lanjut Keputusan Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Nomor M.IP-370.SA.03.03 Tahun 2026 tentang Pemberhentian dari Jabatan Manajerial dan Non Manajerial serta Pengangkatan dalam Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama di lingkungan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan tertanggal 1 September 2026.
Kehadiran Lapas Bengkulu dalam kegiatan tersebut menjadi wujud dukungan terhadap proses penguatan tata kelola organisasi dan pembinaan karier aparatur di lingkungan Pemasyarakatan. Pelantikan pejabat pimpinan tinggi pratama diharapkan semakin memperkuat kepemimpinan, koordinasi, serta kualitas pelaksanaan tugas dan fungsi Pemasyarakatan di seluruh Indonesia.
Direktur Jenderal Pemasyarakatan Drs. Mashudi dalam surat pemberitahuan tersebut menyampaikan bahwa pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan merupakan bagian dari proses pengangkatan pejabat pimpinan tinggi pratama di lingkungan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan.
Dengan mengikuti prosesi secara virtual dari Aula Utama, jajaran Lapas Kelas IIA Bengkulu turut menjadi bagian dari momentum penting penguatan organisasi Pemasyarakatan. Kegiatan berlangsung dengan tertib dan menjadi sarana bagi jajaran untuk mengikuti secara langsung agenda strategis yang berkaitan dengan keberlanjutan kepemimpinan dan tata kelola Pemasyarakatan.