Skip ke Konten

Lapas Bengkulu Peduli Yatim, Tebar Harapan Lewat Bantuan Sosial

26 Juni 2026 oleh
Lapas Bengkulu

Bengkulu – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Bengkulu kembali menunjukkan komitmennya dalam menumbuhkan kepedulian sosial melalui kegiatan Bhakti Sosial Lapas Bengkulu Peduli Yatim dengan mengunjungi Panti Asuhan Bumi Raflesia Bengkulu, Jumat (26/06). Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Kepala Lapas Kelas IIA Bengkulu, Julianto Budhi Prasetyono, tersebut mengusung semangat "Berbagi Cinta, Menebar Harapan, Merajut Kebahagiaan Bersama Anak Yatim."

 

Dalam kegiatan tersebut, Lapas Bengkulu menyerahkan bantuan berupa paket sembako kepada pengurus panti asuhan sebagai bentuk kepedulian dan dukungan terhadap kebutuhan anak-anak yatim. Bantuan tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat sekaligus mempererat hubungan antara jajaran pemasyarakatan dengan masyarakat.

 

Kalapas Bengkulu, Julianto Budhi Prasetyono, menyampaikan bahwa kegiatan bhakti sosial ini merupakan implementasi nyata dari nilai-nilai kemanusiaan yang terus ditanamkan kepada seluruh insan pemasyarakatan. Menurutnya, keberadaan Lapas tidak hanya berfokus pada penyelenggaraan pembinaan warga binaan, tetapi juga memiliki tanggung jawab sosial untuk hadir dan memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar.

 

"Kami ingin berbagi kebahagiaan sekaligus memperkuat rasa kepedulian terhadap sesama, khususnya kepada anak-anak yatim. Semoga bantuan sederhana ini dapat meringankan kebutuhan mereka dan menjadi wujud nyata bahwa negara hadir melalui insan pemasyarakatan," ujar Julianto.

 

Kegiatan ini merupakan bagian dari Program Bhakti Sosial Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) yang berlandaskan pada komitmen institusi dalam menghadirkan pelayanan yang produktif, berdampak langsung, serta memperkuat kepedulian sosial kepada masyarakat. Program tersebut secara rutin dilaksanakan oleh seluruh Unit Pelaksana Teknis (UPT), baik Lapas, Rumah Tahanan Negara (Rutan), maupun Kantor Imigrasi di berbagai daerah.

 

Selain penyerahan bantuan, kegiatan berlangsung dalam suasana penuh kehangatan melalui silaturahmi dan doa bersama antara jajaran Lapas Bengkulu dengan anak-anak serta pengurus Panti Asuhan Bumi Raflesia. Momen tersebut menjadi pengingat bahwa nilai empati, gotong royong, dan kebersamaan merupakan bagian penting dalam membangun pelayanan publik yang humanis.

 

Melalui kegiatan bhakti sosial ini, Lapas Kelas IIA Bengkulu berharap semangat berbagi dan kepedulian sosial dapat terus tumbuh, sejalan dengan upaya Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan dalam mewujudkan pelayanan yang profesional, berdampak, dan semakin dekat dengan masyarakat.

Share post ini