Bengkulu – Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Bengkulu, Julianto Budhi Prasetyono, didampingi jajaran pejabat struktural, mengikuti kegiatan Zoom Meeting Konsolidasi terhadap 3 (Tiga) Kementerian Teknis di Lingkungan Kementerian Koordinator Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi, dan Pemasyarakatan (Kemenko Kumham Imipas) terkait penyelenggaraan pelayanan publik, Senin (8/6).
Kegiatan yang diikuti secara virtual tersebut merupakan bagian dari upaya penguatan sinergi dan peningkatan kualitas pelayanan publik di lingkungan kementerian dan lembaga yang berada di bawah koordinasi Kemenko Kumham Imipas. Melalui kegiatan ini, seluruh satuan kerja didorong untuk terus meningkatkan profesionalisme, akuntabilitas, serta integritas dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Dalam kegiatan tersebut, tampak hadir sebagai narasumber Prof. Yusril Ihza Mahendra, S.H., M.Sc., yang menyampaikan paparan bertajuk “Integritas Adalah Tanggung Jawab Bersama.” Dalam pemaparannya, Yusril menegaskan bahwa integritas bukan hanya menjadi tanggung jawab pimpinan, melainkan harus menjadi budaya kerja yang melekat pada setiap individu dalam organisasi.
Menurutnya, pelayanan publik yang berkualitas hanya dapat terwujud apabila seluruh unsur organisasi memiliki komitmen yang sama terhadap nilai-nilai kejujuran, profesionalisme, transparansi, dan akuntabilitas. Integritas juga menjadi fondasi utama dalam membangun kepercayaan masyarakat terhadap institusi pemerintah.
Kalapas Bengkulu, Julianto Budhi Prasetyono, menyambut baik pelaksanaan kegiatan tersebut sebagai sarana penguatan pemahaman dan komitmen jajaran terhadap pentingnya integritas dalam pelaksanaan tugas sehari-hari. Ia menegaskan bahwa Lapas Bengkulu terus berupaya membangun budaya kerja yang berorientasi pada pelayanan prima, bebas dari praktik korupsi, serta menjunjung tinggi prinsip tata kelola pemerintahan yang baik.
“Materi yang disampaikan menjadi pengingat bagi seluruh jajaran bahwa integritas harus diwujudkan dalam setiap tindakan dan keputusan. Dengan integritas yang kuat, pelayanan kepada masyarakat akan semakin optimal dan kepercayaan publik terhadap institusi akan terus meningkat,” ujar Julianto.
Melalui keikutsertaan dalam kegiatan konsolidasi ini, Lapas Kelas IIA Bengkulu berkomitmen untuk terus mendukung upaya pemerintah dalam mewujudkan pelayanan publik yang berkualitas, berintegritas, serta berorientasi pada kepuasan masyarakat sejalan dengan semangat reformasi birokrasi dan pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM).