Bengkulu – Semangat kemerdekaan membawa kabar baik bagi warga binaan dan Anak Binaan di Provinsi Bengkulu. Sebanyak 1.711 orang dari tujuh UPT Pemasyarakatan menerima Remisi Umum dan Pengurangan Masa Pidana dalam rangka HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Senin (17/8/2026).
Pemberian remisi dilaksanakan di Aula Kunjungan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Bengkulu dan dihadiri Gubernur Bengkulu Helmi Hasan, Kakanwil Ditjenpas Bengkulu Tonny Nainggolan, serta jajaran Forkopimda Provinsi Bengkulu.
Rangkaian kegiatan diawali dengan penyambutan Forkopimda melalui kesenian Dol, tarian warga binaan, dan pasukan penghormatan. Setelah Indonesia Raya dan doa, Kakanwil Ditjenpas Bengkulu Tonny Nainggolan menyampaikan laporan pelaksanaan pemberian Remisi Umum dan Pengurangan Masa Pidana Tahun 2026.
Dalam laporannya, disampaikan bahwa 1.695 narapidana menerima Remisi Umum, terdiri atas 1.635 penerima Remisi Umum I dan 60 penerima Remisi Umum II. Sementara itu, 16 Anak Binaan menerima Pengurangan Masa Pidana Umum I, sedangkan Pengurangan Masa Pidana Umum II nihil.
Dengan demikian, total 1.711 orang menerima pengurangan masa pidana pada momentum HUT ke-81 Kemerdekaan RI tahun ini.
Setelah pembacaan Surat Keputusan Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan oleh Kabid Pembimbing Kemasyarakatan Irman Jaya, Gubernur Bengkulu Helmi Hasan didampingi Kakanwil Ditjenpas Bengkulu menyerahkan Surat Keputusan Remisi secara simbolis kepada perwakilan warga binaan.
Dalam sambutannya, Helmi Hasan menyampaikan bahwa remisi bukan sekadar pengurangan masa pidana, tetapi menjadi penghargaan atas perubahan perilaku dan kepatuhan warga binaan selama mengikuti proses pembinaan.
“Remisi harus menjadi motivasi untuk terus berubah, mengikuti pembinaan dengan baik, dan mempersiapkan diri kembali ke tengah masyarakat,” demikian pesan yang disampaikan dalam momentum tersebut.
Usai acara, Gubernur Bengkulu bersama Kakanwil Ditjenpas Bengkulu dan Forkopimda meninjau hasil karya warga binaan yang dipamerkan di sejumlah stan. Kegiatan juga dirangkaikan dengan pemberian bantuan sosial kepada masyarakat sekitar.
Kemerdekaan tahun ini bukan hanya tentang mengenang perjuangan, tetapi juga tentang memberikan kesempatan untuk berubah dan kembali menjadi bagian dari masyarakat.