Bengkulu — Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Bengkulu kembali melaksanakan kegiatan Buka Puasa Bersama Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) dengan keluarga, Jumat (06/03). Kegiatan ini merupakan hari ketiga sekaligus penutup dari rangkaian buka puasa bersama yang dilaksanakan selama tiga hari berturut-turut di lingkungan Lapas Bengkulu.
Pada hari ketiga ini, kesempatan diberikan kepada WBP dari Blok C, D, dan E untuk berbuka puasa bersama keluarga mereka. Para warga binaan tampak antusias menyambut kedatangan keluarga yang hadir untuk berbagi momen kebersamaan di bulan suci Ramadan.
Kegiatan ini merupakan arahan langsung Kepala Lapas Kelas IIA Bengkulu, Julianto Budhi Prasetyono, sebagai bagian dari program pembinaan yang mengedepankan pendekatan humanis serta memperkuat hubungan kekeluargaan bagi warga binaan.
Menjelang waktu berbuka puasa, suasana kegiatan diisi dengan penampilan Lanting Band yang membawakan lagu-lagu religi sehingga menghadirkan nuansa syahdu dan penuh kebersamaan. Selain itu, kegiatan juga diisi dengan tausiyah singkat (kultum) dari ustaz yang mengajak seluruh warga binaan untuk menjadikan Ramadan sebagai momentum introspeksi diri, memperbaiki akhlak, serta memperkuat ikatan dengan keluarga.
Saat azan Magrib berkumandang, suasana haru pun terasa. Para warga binaan bersama keluarga menikmati hidangan berbuka puasa dalam suasana tertib dan penuh kehangatan. Momen ini dimanfaatkan untuk saling berbagi cerita, melepas rindu, serta mempererat dukungan moral dari keluarga bagi warga binaan yang sedang menjalani masa pembinaan.
Guna memastikan kegiatan berjalan aman dan kondusif, Lapas Bengkulu juga mendapat dukungan pengamanan dari unsur Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Kepolisian Negara Republik Indonesia (POLRI). Sinergi ini dilakukan sebagai bentuk komitmen bersama dalam menjaga stabilitas serta ketertiban selama kegiatan berlangsung.
Kepala Lapas Kelas IIA Bengkulu, Julianto Budhi Prasetyono, menyampaikan bahwa kegiatan buka puasa bersama yang dilaksanakan selama tiga hari ini merupakan bagian dari pembinaan kepribadian warga binaan yang menitikberatkan pada pentingnya dukungan keluarga dalam proses perubahan diri.
"Melalui kegiatan ini, kami ingin menghadirkan suasana yang lebih humanis di dalam lapas, terutama di bulan Ramadan. Dukungan keluarga memiliki peran penting dalam membangun motivasi warga binaan agar terus memperbaiki diri dan mempersiapkan diri kembali ke masyarakat," ujar Kalapas.
Dengan berakhirnya rangkaian kegiatan buka puasa bersama ini, Lapas Kelas IIA Bengkulu berharap nilai kebersamaan, kasih sayang, serta penguatan moral antara warga binaan dan keluarga dapat terus tumbuh, sehingga proses pembinaan tidak hanya berjalan secara administratif, tetapi juga menyentuh sisi kemanusiaan setiap warga binaan.