Skip ke Konten

Cek Kesehatan Gratis di Lapas Bengkulu, Wujud Nyata Kepedulian terhadap Petugas, Warga Binaan dan Pengunjung

10 Juni 2026 oleh
Lapas Bengkulu

Bengkulu – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Bengkulu bekerja sama dengan Puskesmas Bentiring menyelenggarakan kegiatan Cek Kesehatan Gratis (CKG) bagi petugas, warga binaan pemasyarakatan (WBP), serta pengunjung, yang dilaksanakan di Aula Kunjungan Lapas Bengkulu, Rabu (10/06).

 

Kegiatan ini mendapat dukungan langsung dari dua orang dokter umum dari Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Bengkulu yang turut membantu pelaksanaan pemeriksaan kesehatan. Antusiasme peserta terlihat tinggi sejak pagi hari, baik dari petugas, warga binaan maupun masyarakat yang sedang melakukan kunjungan ke Lapas Bengkulu.

 

Berbagai layanan kesehatan diberikan dalam kegiatan tersebut, di antaranya pemeriksaan tekanan darah, pengecekan kadar gula darah, konsultasi kesehatan umum, serta edukasi mengenai pola hidup sehat dan pencegahan penyakit. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pemeriksaan kesehatan secara berkala sebagai langkah deteksi dini berbagai penyakit.

 

Kepala Lapas Kelas IIA Bengkulu, Julianto Budhi Prasetyono, turut berpartisipasi dalam kegiatan tersebut dengan mengikuti pemeriksaan kesehatan bersama peserta lainnya. Menurutnya, kesehatan merupakan faktor penting yang harus dijaga oleh seluruh elemen, baik petugas maupun warga binaan, guna mendukung pelaksanaan tugas dan pembinaan yang optimal.

 

"Kegiatan ini merupakan bentuk sinergi yang baik antara Lapas Bengkulu, Puskesmas Bentiring, dan Kanwil Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Bengkulu dalam memberikan pelayanan kesehatan yang merata. Kami berharap melalui pemeriksaan kesehatan ini, berbagai potensi gangguan kesehatan dapat terdeteksi lebih awal sehingga penanganannya dapat dilakukan secara cepat dan tepat," ujar Kalapas.

 

Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang digagas oleh Kementerian Kesehatan Republik Indonesia pada tahun 2026 berfokus pada deteksi dini penyakit hingga tata laksana pengobatan. Program ini menargetkan seluruh siklus kehidupan masyarakat, mulai dari bayi baru lahir, anak-anak, remaja, dewasa, hingga lanjut usia, sebagai upaya pencegahan penyakit sebelum berkembang menjadi kondisi yang lebih serius.

 

Melalui kegiatan ini, Lapas Bengkulu menunjukkan komitmennya dalam mendukung program pemerintah di bidang kesehatan sekaligus memastikan pelayanan kesehatan bagi petugas, warga binaan, dan masyarakat yang berkunjung dapat terlaksana secara optimal. Diharapkan kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan guna menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang sehat, aman, dan produktif.


Share post ini