Bengkulu – Semangat menjalani pola hidup sehat terus tumbuh di lingkungan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Bengkulu. Berangkat dari kesadaran dan inisiatif sendiri, puluhan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) memanfaatkan Lapangan Utama Lapas sebagai sarana berolahraga dengan melakukan jalan sehat mengelilingi lapangan, Kamis (06/08).
Kegiatan tersebut berlangsung secara sederhana namun penuh antusias. Sejak pagi hari, para warga binaan tampak berjalan santai mengelilingi lintasan lapangan olahraga sebagai bagian dari upaya menjaga kebugaran fisik sekaligus membangun kebiasaan hidup sehat selama menjalani masa pembinaan.
Jalan sehat merupakan salah satu bentuk olahraga ringan yang memiliki banyak manfaat bagi kesehatan. Aktivitas ini efektif membantu meningkatkan daya tahan jantung, melancarkan sirkulasi darah, membakar kalori, serta memberikan efek relaksasi yang mampu menyegarkan pikiran dan mengurangi tingkat stres.
Inisiatif para warga binaan tersebut menunjukkan semakin tumbuhnya kesadaran akan pentingnya menjaga kesehatan melalui aktivitas fisik yang mudah dilakukan. Dengan memanfaatkan fasilitas olahraga yang tersedia di dalam lapas, mereka berupaya mengisi waktu dengan kegiatan positif dan produktif.
Kepala Lapas Kelas IIA Bengkulu, Julianto Budhi Prasetyono, mengapresiasi tumbuhnya kesadaran para warga binaan untuk menjaga kesehatan secara mandiri. Menurutnya, kebiasaan positif yang lahir dari inisiatif warga binaan merupakan indikator bahwa nilai-nilai pembinaan mulai tertanam dalam kehidupan sehari-hari.
"Kami sangat mengapresiasi semangat warga binaan yang secara mandiri memanfaatkan fasilitas olahraga untuk menjaga kesehatan. Ini menunjukkan bahwa kesadaran hidup sehat tidak hanya lahir karena adanya program, tetapi juga dari kemauan diri sendiri. Kebiasaan seperti ini perlu terus dipertahankan karena akan memberikan manfaat bagi kesehatan fisik, mental, serta mendukung keberhasilan proses pembinaan," ujar Julianto.
Ia menambahkan bahwa Lapas Bengkulu senantiasa memberikan ruang dan fasilitas yang dapat dimanfaatkan oleh warga binaan untuk melakukan berbagai aktivitas positif, termasuk kegiatan olahraga, selama tetap mengedepankan aspek keamanan dan ketertiban.
Melalui kebiasaan sederhana seperti berjalan kaki secara rutin, diharapkan para warga binaan dapat menjaga kondisi tubuh tetap prima, meningkatkan kualitas hidup, serta memperkuat kesiapan mereka menjalani proses pembinaan hingga kembali ke tengah masyarakat sebagai pribadi yang lebih sehat, produktif, dan bertanggung jawab.