Bengkulu – Jajaran Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Bengkulu mengikuti Apel Bersama Bulan Juli 2026 yang diselenggarakan secara serentak di lingkungan Kementerian Koordinator Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi, dan Pemasyarakatan, Kementerian Hukum, Kementerian Hak Asasi Manusia, serta Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan. Kegiatan yang berlangsung secara virtual tersebut diikuti dari Aula Utama Lapas Bengkulu, Senin (27/07).
Apel bersama digelar sebagai upaya memperkuat soliditas aparatur sipil negara sekaligus menyatukan semangat pengabdian seluruh insan pengayoman dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh jajaran Kantor Wilayah dan Unit Pelaksana Teknis di Indonesia secara virtual, sementara pelaksanaan terpusat berlangsung di Lapangan Kementerian Hukum, Jakarta.
Suasana khidmat tampak menyelimuti Aula Utama Lapas Bengkulu saat seluruh pejabat struktural, pejabat fungsional, serta pegawai mengikuti rangkaian apel dengan penuh disiplin. Momentum tersebut menjadi pengingat bahwa keberhasilan organisasi tidak hanya ditentukan oleh capaian kinerja, tetapi juga oleh kekompakan, loyalitas, dan integritas seluruh aparatur dalam menjalankan tugas negara.
Kepala Lapas Kelas IIA Bengkulu, Julianto Budhi Prasetyono, menegaskan bahwa apel bersama merupakan wahana untuk memperkuat komitmen ASN dalam membangun budaya kerja yang profesional, akuntabel, dan berorientasi pada pelayanan publik.
"Apel bersama ini menjadi momentum untuk memperkokoh persatuan dan menyamakan langkah seluruh jajaran. Kami berkomitmen menjaga integritas, meningkatkan disiplin, serta menghadirkan pelayanan pemasyarakatan yang semakin berkualitas demi mendukung kepercayaan masyarakat," ujar Julianto.
Menurutnya, semangat yang dibangun melalui apel bersama harus diwujudkan dalam tindakan nyata di lingkungan kerja, mulai dari peningkatan kualitas pelayanan, penguatan keamanan dan ketertiban, hingga optimalisasi pembinaan bagi warga binaan. Dengan demikian, setiap insan pengayoman mampu memberikan kontribusi terbaik bagi organisasi dan masyarakat.
Kegiatan apel berlangsung tertib sesuai rangkaian yang telah ditetapkan, meliputi penghormatan kepada pembina apel, penyampaian amanat, pembacaan doa, hingga penutupan.
Melalui keikutsertaan dalam apel bersama ini, Lapas Kelas IIA Bengkulu kembali menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat sinergi, meningkatkan profesionalisme, serta mengimplementasikan nilai-nilai BerAKHLAK dalam setiap pelaksanaan tugas. Komitmen tersebut menjadi bagian dari dukungan nyata terhadap 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan serta upaya mewujudkan Asta Cita Presiden Republik Indonesia melalui tata kelola pemerintahan yang bersih, efektif, dan berorientasi pada pelayanan publik.