Skip ke Konten

8 Warga Binaan Lapas Bengkulu Tuntaskan Pelatihan Montir Sepeda Motor, Siap Bekal Keterampilan untuk Masa Depan

6 Juni 2026 oleh
Lapas Bengkulu

Bengkulu– Sebanyak 8 (delapan) orang Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Bengkulu resmi menyelesaikan Pelatihan Keterampilan Montir Sepeda Motor Program Kerja dan Produktivitas Kerja Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Dinas Ketenagakerjaan Kota Bengkulu bekerja sama dengan LPK BMTC (Bengkulu Motor Training Center). Kegiatan penutupan pelatihan dilaksanakan pada hari ini dengan penuh semangat dan antusiasme dari seluruh peserta.

 

Pada kegiatan penutupan tersebut, Lapas Bengkulu diwakili oleh Kepala Sub Seksi Sarana Kerja, Yudi Chandra, yang hadir untuk memberikan dukungan sekaligus menyaksikan secara langsung hasil pelatihan yang telah diikuti para warga binaan selama beberapa waktu terakhir.

 

Pelatihan ini merupakan bagian dari upaya pembinaan kemandirian yang terus dikembangkan oleh Lapas Bengkulu melalui sinergi dengan berbagai instansi dan lembaga pelatihan. Selama mengikuti program, para peserta mendapatkan materi teori dan praktik mengenai perawatan, perbaikan, serta troubleshooting sepeda motor yang dibimbing langsung oleh instruktur berpengalaman.

 

Kasubsi Sarana Kerja Lapas Bengkulu, Yudi Chandra, menyampaikan apresiasi kepada Dinas Ketenagakerjaan Kota Bengkulu dan LPK BMTC yang telah memberikan kesempatan kepada warga binaan untuk memperoleh keterampilan kerja yang bermanfaat.

 

“Pelatihan ini merupakan bekal yang sangat berharga bagi warga binaan. Kami berharap ilmu dan keterampilan yang diperoleh dapat dimanfaatkan sebagai modal untuk bekerja maupun berwirausaha setelah kembali ke tengah masyarakat. Ini menjadi salah satu bentuk nyata pembinaan yang berorientasi pada kemandirian dan reintegrasi sosial,” ujar Yudi.

 

Sementara itu, pihak Dinas Ketenagakerjaan Kota Bengkulu berharap para peserta dapat terus mengembangkan kemampuan yang telah diperoleh sehingga mampu bersaing di dunia kerja dan menciptakan peluang usaha secara mandiri.

 

Dengan berakhirnya pelatihan ini, diharapkan para warga binaan memiliki kompetensi tambahan yang dapat meningkatkan kepercayaan diri, produktivitas, serta peluang memperoleh pekerjaan yang layak setelah menjalani masa pidana. Kegiatan ini juga menjadi bukti komitmen Lapas Bengkulu dalam mendukung program pembinaan yang humanis, produktif, dan berkelanjutan guna mewujudkan warga binaan yang lebih siap kembali menjadi bagian dari masyarakat.

Share post ini